Berita Pesantren

Santri Tahfidz MAJT-BAZNAS Jawa Tengah Ziarah ke Makam KH. Arwani Amin di Kudus

Santri Baru

Semarang, Jawa Tengah — Puluhan santri Tahfidz MAJT-BAZNAS Jawa Tengah melaksanakan kegiatan ziarah ke makam ulama besar, KH. Arwani Amin, di kompleks Pondok Pesantren Yanbu’ul Qur’an (kini Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an), Desa Kajeksan, Kecamatan Kota Kudus, pada Selasa (25/11/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meneladani ketawadhuan, kedalaman ilmu, serta keteladanan spiritual simbah Arwani Amin, sosok ahli qira’ah sekaligus guru Tarekat yang sangat dihormati di Nusantara.

Kegiatan ziarah ini juga memiliki makna khusus bagi para santri Tahfidz MAJT, sebab Pesantren Tahfidz MAJT-BAZNAS Jawa Tengah menjadikan KH. Arwani Amin sebagai rujukan utama (kiblat sanad dan manhaj) dalam pembelajaran Al-Qur’an. Figur beliau menjadi inspirasi utama bagi pembentukan karakter, kedisiplinan, dan adab para penghafal Al-Qur’an di lingkungan MAJT.

Setibanya di kompleks makam, rombongan santri dipandu oleh Direktur Pesantren, Dr. KH. M. Saifudin, MA, dan Ust. Zaenal Anwar selaku Musyrif Pondok Pesantren Tahfidh, serta para pengurus lainnya untuk membaca Al Qur’an, tahlil, dan doa bersama,. Selain memimpin pembacaan doa, para pembimbing juga memberikan arahan mengenai adab berziarah, pentingnya menghormati para ulama pewaris ilmu, serta dorongan agar para santri meneladani kegigihan dan ketawadhuan simbah Arwani dalam menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an. Suasana khidmat tampak menyelimuti kegiatan tersebut, dengan para santri mengikuti rangkaian ziarah secara tertib dan penuh kekhusyukan.

Pengurus Pondok Pesantren Tahfidz MAJT-BAZNAS Jawa Tengah, Ir. Suparno, menyampaikan bahwa ziarah ini merupakan agenda penting dalam pembinaan spiritual para santri. “Simbah Arwani adalah tokoh besar yang menjadi kiblat kami dalam penjagaan sanad Al-Qur’an. Dengan berziarah, kami ingin menanamkan akhlak, ketekunan, dan rasa tanggung jawab moral kepada santri dalam menjaga hafalan Al-Qur’an,” ujarnya.

Salah satu santri, M Najmis Shobah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberi pengalaman mendalam. “Kami merasa dekat dengan beliau melalui ziarah ini. Semoga kami dapat meniru ketawadhuan dan kesungguhan simbah Arwani dalam menjaga Al-Qur’an,” katanya.

Kegiatan ziarah ditutup dengan doa khatmil Qur’an dan pengarahan singkat dari pembimbing. Suasana khidmat dan penuh ketenangan mewarnai seluruh rangkaian acara, menjadikan ziarah ini sebagai momentum penting untuk memperkuat semangat pengabdian para santri dalam menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an.